Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
NEMBOS, Michael Masbanjar
Subject
254 Pengurusan jemaat, administrasi Paroki
Datestamp
2022-11-30 03:04:48
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk melihat seberapa besar pengaruh media sosial dewasa ini terhadap pembentukan paradigma seksualitas kaum muda, khususnya kaum muda yang tergabung dalam kelompok Orang Muda Katolik Paroki Santo Paulus Singaraja. (2) Penulis ingin mengajak, tidak hanya kaum muda sebagai pengguna media sosial yang paling aktif, melainkan juga para orangtua, Gereja, dan pemerintah untuk bersinergi dalam mengkritisi realitas ketelanjangan media-media sosial dewasa ini.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan dan metode penelitian lapangan. Dalam hal ini, selain mencari referensi atau rujukan melalui literatur-literatur, penulis juga mencari dan mengumpulkan data dari lapangan melalui penyebaran kuesioner dan wawancara untuk mendukung tulisan ini. Literatur-literatur yang digunakan oleh penulis dalam mendukung tulisan ini antara lain: kamus, ensiklopedi, dokumen-dokumen Gereja, buku-buku, jurnal, majalah dan beberapa artikel dari internet yang dianggap relevan dengan tema dari tulisan ini.
Media sosial telah menjadi teknologi komunikasi dan informasi yang bermanfaat bagi banyak orang, khususnya kaum muda. Media sosial hampir menunjang semua kebutuhan kaum muda, baik sebagai sarana komunikasi dan sumber informasi, media sosial juga berguna sebagai sarana untuk mengembangkan bakat dan minat kaum muda. Namun, kenyataannya selain membawa pengaruh positif, media sosial juga memberikan pengaruh negatif bagi kaum muda. Sebagai pribadi yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan diri, kaum muda menjadi rentan terhadap pengaruh yang datang dari luar dirinya. Konten-konten negatif, misalnya pornografi, yang berserakan di media sosial dewasa ini memberikan dampak buruk terhadap perkembangan diri, terutama bagi pemahaman kaum muda tentang seksualitas. Berdasarkan hasil penelitian, media sosial memberikan pengaruh terhadap pembentukan paradigma seksualitas kaum muda. Oleh karena pengaruh media sosial dan konten-konten negatif yang ada di dalamnya, makna seksualitas direduksi menjadi ajang pemuasan hawa nafsu dan pengobjekan tubuh manusia. Alhasil, kaum muda jatuh dalam perilaku seksual yang menyimpang, seperti hubungan seksual pranikah, masturbasi, prostitusi, dan pemerkosaan.