DETAIL DOCUMENT
Fenomena Kemiskinan Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Dan Upaya Pengentasannya Dari Perspektif Sila Kedua Pancasila
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
HEN, Marselinus Arfeitus
Subject
100 Filsafat dan psikologi 
Datestamp
2022-11-22 08:39:13 
Abstract :
Skripsi ini bertujuan untuk; pertama, menjelaskan fenomena kemiskinan di provinsi NTT yang mencakupi, pengertian kemiskinan, data tentang kemiskinan, jenis-jenis kemiskinan, sebab-sebab kemiskinan, akibat-akibat kemiskinan. Kedua, menjelaskan implikasi sila kedua Pancasila bagi pengentasan kemiskinan di NTT. Metode yang dipakai dalam penulisan skripsi ini adalah metode studi kepustakaan. Obyek yang teliti yaitu fenomena kemiskinan di NTT dan sila kedua Pancasila. Sumber utama dalam penulisan ini adalah kamus, buku-buku, jurnal-jurnal yang memuat tulisan tentang kemiskinan di NTT dan sila kedua Pancasila sedangkan sumber sekunder seperti internet, koran dan lain-lain. Teknik pengolahan data dalam skripsi ini berupa analisa data dari sumber utama dan sumber sekunder setelah itu ditafsir tanpa menghilangkan makna asli. Langkah yang digunakan dalam teknik analisa yaitu; pertama, membaca sumber-sumber dan memahami. Kedua, membaca ulang sumber-sumber dan mulai menafsirkan. Ketiga, mencatat semua data-data atau tulisan-tulisan yang dianggap penting yang sesuai dengan judul tulisan. Berdasarkan hasil studi kepustakaan, fenomena kemiskinan di NTT adalah fenomena yang aktual yang selalu menggerogoti kehidupan masyarakat. Ada pun beberapa dimensi yang membentuk lingkaran kemiskinan yakni, dimensi ekonomi, politik, budaya, pendidikan, dan kesehatan. Dimensi-dimensi ini berifat kausalitas karena itu masalah kemiskinan sulit untuk diatasi. Oleh karena itu, penulis menawarkan pentingnya pengimplementasian sila kedua Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sebagai opsi solutif untuk memecahkan persoalan kemiskinan di NTT. Sila kedua Pancasila memiliki landasan teoretis-praktis untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sebab sila kedua Pancasila mampu membentuk karakter manusia NTT untuk menjadi adil dan beradab. Karekter adil dan beradab adalah karakter yang memberikan peluang bagi orang lain khusunya kaum miskin untuk berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan guna meningkatkan perekonomian. Sila kedua Pancasila dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan publik dalam rangka program pengentasan kemiskinan 
Institution Info

INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO