DETAIL DOCUMENT
“API PEDIDI” DISERTASI (KARYA SENI)
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Sudibya, I Gusti Ngurah
Subject
Penciptaan dan Pengkajian Seni 
Datestamp
2017-12-04 07:51:56 
Abstract :
ABSTRAK ?Api Pedidi? bermakna ?kemampuan diri sendiri?. Api digunakan untuk memasak, penerangan, menghangatkan badan, ritual, dan pembakaran jenazah khususnya di Bali. Penjelajahan, percobaan, dan wawancara dilakukan untuk memahami api lebih mendalam. Berdasarkan hasil penelitian, api terdiri dari api riil dan api sebagai simbol yang berlaku dari lahir, hidup sampai mati. Api merupakan hasil dari sesuatu yang terbakar yang memiliki panas dan cahaya. Secara simbolik api memiliki makna sesuai konteksnya. Terkait karya seni ini, api (energi) harus diatur penggunaannya, kapan menggunakan api besar, api sedang, maupun api kecil. Hal ini untuk mewujudkan keseimbangan hidup, karena besar atau kecil tetap dibutuhkan. Api/energi ini diaplikasikan ke dalam karya seni melalui tiga bagian, pertama adalah ?Api Suda? (kesucian), kedua adalah ?Api jele-api melah? (buruk-baik), dan ketiga adalah ?Api budal? (pengembalian kekuatan-Nya). Karya ini sebagai pemantik untuk menggugah kesadaran kita akan pentingnya mengatur api dalam diri sehingga keseimbangan buana alit dan buana agung terjaga dan harmonis. Kata kunci: api, simbol, energi, dan keseimbangan 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta