Abstract :
Anak muda dan orang tua jaman sekarang banyak yang tidak mengenal istilah Jawa. Istilah yang merupakan kearifan lokal Jawa ialah tinggalan para nenek moyang sebagai orang Jawa wajib melestarikanya. Hal tersebut muncul ide untuk mengembangkan serta mengolah kembali dengan bentuk yang berbeda yaitu dengan menambahkan musik vokal Banyuwangi karena di era ini musik Banyuwangi sedang tenar serta diharap bisa menarik perhatian masyarakat. Sebagai media ungkap dalam menumbuhkan berbagai kesan musikal yang dikehendaki, penyaji memilih sejumlah alat musik diantaranya: rebana, suling, bedhug, tiga buah tom, vokal putra dan putri sebagai wujud ekspresi dari syair/tekslagu , Slenthem, Biola.