Abstract :
Skripsi ini mengkaji tentang Ada-ada Girisa dalam pertunjukan
wayang kulit oleh Ki Manteb Soedharsono ditinjau dari aspek musikal.
Selanjutnya, dalam penelitian ini penulis meninjau beberapa sumber
pustaka sebagai referensi sekaligus untuk memastikan bahwa penelitian
terhadap topik yang diangkat belum pernah dilakukan. Setelah
menemukan teori yang dianggap relevan untuk membedah permasalahan
tersebut, penulis melakukan proses penelitian dengan menggunakan
metode ilmiah dan menyusunnya dalam bentuk laporan.
Proses penelitian dilakukan dalam waktu kurang lebih tiga bulan
dengan cara melakukan analisis terhadap data yang telah dikumpulkan.
Data tersebut diperoleh dengan mengkaji sumber literatur, melakukan
wawancara secara langsung, mengadakan workshop dengan nara sumber,
dan mendokumentasi berbagai peristiwa yang berkaitan dengan objek
kajian. Selanjutnya penulis mengolah dan menganalisis seluruh data yang
diperoleh, kemudian melakukan verifikasi sebelum menyusunnya ke
dalam bentuk laporan.
Hasil dari penelitian ini adalah deskripsi musikal Ada-ada Girisa versi
Ki Manteb Soedarsono yang memuat varian-varian céngkok, wiled, luk, dan
gregel, serta penggunaan teks (cakepan). Di samping itu juga mengulas
profil kesenimanan Ki Manteb Soedarsono dalam dunia pakeliran, serta
kepekaan musikalitas dalam dunia karawitan. Ki Manteb Soedarsono
selain sebagai dalang yang sudah paripurna, juga sebagai pengrawit,
terutama garap ricikan ngajeng (rebab, kendhang, gendèr). Ada-ada Girisa Ki
Manteb Soedharsono menggunakan Serat Kalatidha sebagai teks atau
cakepan, yaitu dalam pupuh Sinom, yang kemudian sering disebut Sinom
Kalatidha. Hasil kajian diketemukan ciri khas Ki Manteb Soedharsono
dalam pemilihan céngkok, penerapan wiledan, luk, dan gregel, berbeda
dengan dalang yang lain.