Abstract :
INTISARI
Mitologi asal usul desa Bekonang masih terjaga sampai saat ini. Ilustrasi
buku The History Of Bekonang digunakan sebagai rujukan pencipta dalam
memahami mitologi desa Bekonang. Karya tugas akhir yang berupa mitologi desa
Bekonang divisualkan dalam relief logam dengan penerapan figur wayang beber,
melalui beberapa tahapan mulai dari tahapan eksplorasi, perancangan, perwujudan
dan evaluasi. Metamorfosis digunakan dalam merubah ilustrasi mitologi menjadi
figur wayang beber. Metode pendekatan estetika Monroe Brosley dalam Dharsono
yaitu kesungguhan, kerumitan, kesinambungan. Secara keseluruhan karya tidak
mengubah makna dari mitologi desa Bekonang itu sendiri melainkan hanya
mevisualkan ke dalam bentuk penokohan figur wayang beber, sebagai penghias
dinding bangunan rumah tinggal yang indah.