Abstract :
Tari Putra Gagah Gaya Surakarta (Wireng, Pethilan, Gandrungan dan
Fragmen) Nandhang Wisnu Pamenang (2014 Penyajian S-1 Jurusan Seni
Tari, Institut Seni Indonesia Surakarta). Ujian Tugas Akhir merupakan
salah satu tahap akhir dalam perkuliahan untuk menyelesaikan Progam
Studi S-1 jalur Kepenarian Jurusan Tari Institut Seni Indonesia Surakarta.
Pada Ujian Tugas Akhir ini penyaji memilih 2 genre sajian tari Putra
Gagah gaya Surakarta yaitu bentuk tari Wireng, Pethilan, Gandrungan, dan
Fragmen.
Penyaji diharuskan menguasai sepuluh materi Tari Tradisi Gaya
Surakarta di antaranya 1) Tari Klana Topeng, 2) Tari Jemparingan, 3) Tari
Anila Prahastha, 4) Tari Srikandi Cakil, 5) Tari Setyaki Burisrawa, 6) Tari
Anoman Cakil, 7) Fragmen Tari Perang Kembang, 8) Fragmen Tari Anoman
Rahwana, 9) Fragmen Tari Sugriwa Subali, 10) Fragmen Tari Wanara Yaksa.
Penulisan kertas kerja ini bertujuan untuk memaparkan latar belakang
penyaji, uraian tentang sajian tari yang penyaji pilih meliputi struktur tari,
struktur karawitan tari, tafsir garap penyaji dan deskripsi sajian tari yang
penyaji pilih.
Proses Ujian Tugas Akhir yang penyaji lakukan melalui beberapa
tahap yaitu persiapan teknis, proses pendalaman dan penguasaan materi,
pengembangan wawasan kemudian test kelayakan Tugas Akhir. Setelah
itu penyaji menuju proses bimbingan dan proses tempuk gending untuk
menempuh ujian Penentuan Tugas Akhir. Penyaji diwajibkan
menampilkan dua materi tari terpilih melalui undian dari lima materi
terpilih di antaranya yaitu Fragmen Tari Sugriwa Subali dan Fragmen tari
Perang Kembang.
Tahap selanjutnya adalah ujian Tugas Akhir yaitu penyaji harus
memilih tiga materi tari dari lima materi yang sudah ditempuh ketika
Ujian Penentuan yaitu Fragmen Tari Sugriwa Subali, Fragmen Tari
Wanara Yaksa, dan Fragmen Tari Anoman Rahwana untuk Ujian Tugas
Akhir ini penyaji menampilkan satu materi tari dari tiga materi yang
sudah terpilih melalui undian.