Abstract :
Ujian Tugas Akhir merupakan salah satu tahap akhir dalam
perkuliahan untuk menyelesaikan Studi S-1 jalur Kepenarian Jurusan Tari
Institut Seni Indonesia Surakarta. Pada Ujian Tugas Akhir penyaji
memilih lima (5) genre atau ragam bentuk Tari Gaya Surakarta Putri yaitu
Bedhaya dan Srimpi. Penyaji diharuskan menguasai sepuluh materi Tari
Tradisi Gaya Surakarta Putri diantaranya Bedhaya Si Kaduk Manis, Bedhaya
Tolu, Bedhaya Durodasih, Srimpi Jayaningsih, Srimpi Dhempel, Srimpi
Anglirmendung, Lambangsih, Srikandi Burisrawa, Priambada Mustakaweni,
Srikandi Cakil.
Penulisan kertas kerja ini bertujuan untuk memaparkan latar
belakang penyaji, uraian tentang sajian tari yang penyaji pilih, yang
meliputi struktur tari, struktur karawitan tari, tafsir garap penyaji, juga
uraian tentang proses pencapaian kualitas kepenarian dan rias busana.
Penyaji harus kreatif dalam menuangkan imajinasi dan interpretasi
terhadap sajian tari yang dibawakan. Dari keseluruhan hal diatas tidaklah
lepas dari berbagai konsep tari Jawa yaitu Konsep Joged Mataram dan
Konsep Hasta Sawanda. Untuk mendapatkan informasi tentang hal
tersebut penyaji mencari dan membaca buku referensi yang berkaitan
dengan materi, serta melakukan wawancara dan apresiasi dalam berbagai
pementasan.
Proses Ujian Tugas Akhir yang penyaji lakukan melalui beberapa
tahap yaitu persiapan teknis, pendalaman, pengembangan wawasan dan
Ujian Penentuan. Tahap Ujian Penentuan Akademik, penyaji diwajibkan
menyajikan dua repertoar tari melalui undian dari lima materi terpilih.
Tahap selanjutnya adalah tahap Ujian Tugas Akhir, dimana penari harus
memilih tiga materi dari lima materi yang terpilih kemudian untuk Ujian
Tugas Akhir ini penyaji menyajikan satu repertoar tari hasil dari undian