Abstract :
INTISARI
Penelitian ini mengkaji tentang Tari Bedhaya Sri Nawa Kumala
karya Guruh Sukarno Putra. Guruh Sukarno Putra seorang koreografer
yang banyak berkecimpung dalam tari-tari kreasi dan tari Populer
mampu membuat suatu sajian yang bergenre Tari Tradisi Jawa Putri
Bedhaya. Penulis memberi judul penelitian ?Kreativitas Guruh Sukarno
Putra dalam Tari Bedhaya Sri Nawa Kumala?. Penelitian ini upaya untuk
mengungkapkan proses Guruh Sukarno Putra dalam mengintrepretasi
bentuk Bedhaya kedalam Tari Bedhaya Sri Nawa Kumala. Mitologimitologi
Pantai Laut Selatan sebagai asal terbentuknya Tari bergenre
Bedhaya dikaitkan dengan nilai-nilai Islami yang membangunya menjadi
sajian berbeda.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan
menggunakan pendekatan etnokoreologi. Permasalahan yang ada dalam
penelitian ini mengenai interpretasi Guruh Sukarno Putra dalam Tari
Bedhaya Sri Nawa Kumala. Selanjutnya bagaimana Guruh Sukarno Putra
memadukan Mitologi Jawa dengan nilai-nilai Islami yang berkembang di
Pulau Jawa, kemudian mengenai bentuk pertunjukkan Tari Bedhaya Sri
Nawa Kumala, ditinjau dari berbagai aspek yaitu gerak, musik tari, tata
rias dan busana, tata panggung dan perlengkapan pertunjukkannya.
Penelitian ini menggunakan teori kreativitas, garap, dan bentuk
pertunjukkan, sebagai landasan penyelesaian masalah. Untuk
menganalisis data digunakan model analisis Laban, effort-shape. Analisis
effort-shape, untuk menguraikan kreativitas Guruh Sukarno Putra dalam
sebuah pertunjukkan tari Bedhaya Sri Nawa Kumala. Data mengenai
gerak tari disajikan dalam bentuk gambar (graphic presentation), dengan
menggunakan Notasi Laban.
Berdasarkan analisis terhadap hasil observasi, studi pustaka, dan
wawancara, maka hasil dari penelitian ini menerangkan bahwa kreativitas
Guruh Sukarno Putra melalui beberapa tahap proses kreatif dan garap,
masing-masing tahap tersebut menghasilkan gabungan Mitologi Jawa
dengan nilai-nilai Islami dalam wujud pertunjukkan tari Bedhaya Sri
Nawa Kumala, ditinjau dari berbagai aspek yaitu gerak, musik tari, rias
busana, tata panggung, dan perlengkapan pertunjukkannya.
Kata Kunci: kreativitas, Guruh Sukarno Putra, Tari Bedhaya Sri Nawa
Kumala