Abstract :
Sinopsis
Saat ini, kita hidup pada zaman di mana orang yang berbuat tercela
mendapat peluang, sementara orang yang berbuat baik justru terdesak ke
tempat paling pinggir. Kita hidup pada zaman, di mana aturan dibuat
untuk dilanggar, kita hidup pada zaman di mana ambiguitas antara
kebenaran dan dusta semakin nyata.
Betul-betul dilematis hidup pada zaman ini, serba gagap untuk
memposisikan diri, serba gagap untuk menangkal pengaruh buruk dari
lingkungan sekitar, ikut hanyut dalam keadaan atau masih berpegang
teguh pada jati diri masing-masing.
Alternatif solusi bagaimana menghadapi zaman yang édan tersebut,
telah dituliskan pada tahun 1860 M oleh seorang Pujangga Jawa, yaitu
Ranggawarsita. Ajaran tersebut dimuat dalam karya sastra yang berjudul
Serat Kalatidha. Kendati telah berusia satu abad, bobot kebenaran Serat
Kalatidha sebagai nilai moral sanggup menembus waktu hingga saat ini.
Substansi Serat Kalatidha sungguh masih aktual dan apresiatif .
Pertunjukan musik ?Kalatidha? berusaha untuk menyampaikan
dan menggambarkan secara musikal isi substansi dari Serat Kalatidha.