Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul Kehidupan Musik Tahuri di Negeri Hutumuri Kecamatan Laitimur Selatan,
Kotamadia Ambon, yang bertujuan untuk mengungkapkan; bagaimana kehidupan musik Tahuri di Negeri
Hutumuri, dan unsur-unsur apa saja yang membentuk kehidupan musik Tahuri. Penelitian ini bersifat
penelitian kualitatif, dan sebuah usaha mengkaji kehidupan musik Tahuri dalam masyarakat Negeri
Hutumuri, melalui fenomena kehidupan masyarakat pendukungnya. Sebagai sebuah kajian tentang
kehidupan musik, maka diarahkan untuk menemukan unsur-unsur yang berperan membangun kehidupan musik
Tahuri oleh masyarakat Hutumuri. Unsur-unsur tersebut, yaitu unsur-unsur fisik dan non fisik dari
musik Tahuri.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka untuk mengkaji kehidupan musik Tahuri di Negeri Hutumuri,
penulis menggunakan konsep analisis musik tradisi Nusantara yang dikemukakan oleh Sri Hastanto
bahwa; musik tradisi adalah menggarap sasarannya musik lewat budayanya. Bagaimana seluk- beluk
musik itu hidup dihabitatnya. Unsur-unsur yang membentuk keberadaan musik mengacu pada kehidupan
berbudaya pemiliknya. Unsur-unsur yang dimaksud meliputi unsur fisik dan non fisik. Unsur fisik
meliputi: (a) instrumen dan perangkat, dan (b) musisi. Unsur non fisik meliputi; (a) nada dan
sistem pelarasan, (b) warna suara, (c) struktur, (d) irama dan, (f) dinamika.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara; studi pustaka, observasi, wawancara, dan analisis data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kehidupan musik Tahuri di Negeri Hutumuri sejak tahun 1960-an,
berada dalam susunan struktur sosial-budaya masyarakat adat yang baku, yaitu melalui garis
keturunan mataruma (marga) Horhoruw. Struktur tersebut dibagi dalam bentuk kelompok-kelompok kecil
yang disebut dengan nama Soa. Mataruma Horhoruw terdapat dalam soa Puasel, yang bertugas mengatur
kesenian yang ada di Negeri Hutumuri.
Kata Kunci: Musik Tahuri, masyarakat Hutumuri