Abstract :
Penyajian karya seni tugas akhir (pengrawit), penyaji terinspirasi
dari gending- gending gaya Surakarta dan Nartosabdan. Gendinggending
tersebut perlu digali dan disajikan kembali karena banyaknya
repertoar gending yang sudah jarang disajikan dalam pementasan
karawitan. Berawal dari itu, kemudian muncul ide, gagasan, dan
pemikiran untuk menyajikan gending - gending dimaksud. Oleh karena
itu gending yang disajikan adalah gending- gending yang memiliki
keunikan garap, kelangkaan dan kerumitan garap. Ide garap yang
dimaksud dalam tulisan diskripsi ini adalah ide penyaji untuk menggarap gending-gending materi ujian tugas akhir, dalam menyajikan gending
yang dipilih, penyaji menggarap berbagai macam garap diantaranya:
Pengawé, gendhing kethuk 4 arang minggh 8 laras pélog pathet nem,
disajikan dengan perangkat gamelan ageng. Pada bagian mérong digarap
dengan irama dadi menggunakan pola kendang I, sedangkan pada bagian
inggah digarap dengan irama dadi dan sesegan, pada bagian inggah
balungan 4.45 4241 digarap dengan fariasi puthut gelut, dan pada
balungan.666 5356 digarap dengan nutur 2 sèlèh 6.