Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Alkhowarizmi, Zaitun Ubaidilah
Subject
Kriya Seni
Datestamp
2018-12-14 03:51:02
Abstract :
Penyebar dakwah Islam yang dijuluki Sunan atau Susuhunan di
Indonesia yang masyhur ada Sembilan Wali atau sering disebut Wali Sanga.
Kesembilan Wali tersebut memiliki peninggalan tradisi, relikui dan ajaran moral
sebagai ciri khas masing-masing yang bersumber dari unsur-unsur budaya asli
masyarakat dengan menanamkan nilai-nilai Islam di dalamnya. Salah satu
formulasi peninggalan tersebut yakni Padepokan berciri Hindu-Budha menjadi
lembaga pendidikan Islam Pondok Pesantren. Pelaksanaan pendidikan pesantren
pada masa permulaan berlangsung dalam bentuk yang sederhana, dimana
pengajaran diberikan dalam satu majeliz dengan sistem bandongan yang kini
diterapkan di Taman Pendidikan Alquran. Atas dasar tersebut diciptakan karya tas
Alquran untuk Taman Pendidikan Alquran yang inovatif. Tas memvisualisasikan
peninggalan setiap Wali. Adapun karya tas sejumlah Sembilan tersebut disusun
melingkar dapat mengilustrasikan bandongan. Adapun tahap penciptaan yaitu
tahap eksplorasi, tahap perancangan dan tahap perwujudan. Medium yang
digunakan kayu Jati Putih, kulit samak nappa dan stainless steel serta aplikasi
teknik yaitu teknik painting.