Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Wahyuningtiyas, Ika Sundusiya
Subject
Tari
Datestamp
2018-12-17 09:01:05
Abstract :
KEPENARIAN TOKOH SRIKANDHI DALAM KARYA TARI
KRIDHANING WARASTRA KARYA NANUK RAHAYU (Ika
Sundusiya Wahyuningtiyas,2018). Tugas Akhir Karya Seni S-1. Program
Studi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institute Seni Indonesia
Surakarta.
Kepenarian tokoh Srikandhi Karya Kridhaning Warastra yang di
susun oleh Nanuk Rahayu merupakan penggambaran semangat juang
Srikandhi dalam membela negaranya dalam menghadapi lamaran Prabu
Jungkung Mardea sampai sebuah tekad belajar memanah pada Arjuna.
Metode yang digunakan adalah eksplorasi, observasi, dan evaluasi
dengan menggunakan kerangka konseptual Hatosawondo, Sengguh,
lungguh, mungguh, wiraga, wirama dan wirasa.
Pemilihan karya ini terkait dengan pengalaman pribadi semenjak
Ujian Kreatifitas semester 7. Kepenarian tokoh Srikandhi berkaitan
dengan capaian kopetensi kepenarian tokoh dalam Tari Gaya Surakarta.
Tantangan tersebut meliputi teknik gerak dan kualitas gerak, tidak hanya
dalam hal itu tetapi juga penjiwaan karakter, ekspresi, dan keaktoran
dengan menggunakan geguritan dan tembang. Tuntutan untuk
menafsirkan tokoh Srikandhi dalam karya tari ini sesuai dengan
interpretasi sebagai media ungkap agar rasa yang ingin disampaikan
tercapai.
Kertas Kerja Tugas Akhir kepenarian sebagai tokoh Srikandhi
dalam karya ?Kridhaning Warastra? ini bertujuan untuk menjelaskan
secara deskriptif tentang proses karya kepenarian. Penjelasan deskriptif
meliputi: pertama, latar belakang kepenarian penyaji, ide penyajian,
tujuan dan juga manfaat penyajian karya. Selain itu juga dipaparkan
tentang tinjauan pustaka yang mencangkup sumber-sumber kepustakaan,
audio visual, dan narasumber. Kedua tentang proses pencapaian kualitas
kepenarian yang berisi paparan mengenai tahap persiapan dan
penggarapan karya kepenarian. Tahap persiapan menjelaskan mengenai
observasi, eksplorasi dan evaluasi karya seni. Tahap penggarapan
mengurai mengenai proses pendalaman materi berbagai unsur hingga
tahap pencapaian kualitas. Ketiga penjelasan tentang deskripsi karya yang
disajikan baik yang mencangkup garap bentuk maupun garap isi yang
berpijak dari interpretasi penyaji.