Abstract :
ABSTRAK
Skripsi berjudul ?Muhamad Karno Kusumo Darmoko Pelopor
Karawitan Sragenan? ini merupakan hasil penelitian yang berawal dari
sebuah gagasan untuk mengungkap sisi kreativitas tokoh seniman yang
memelopori tercetusnya karawitan Sragenan Muhamad Karno Kusumo
Darmoko melalui proses kesenimanan, proses berkesenian dan karyakaryanya.
Alur pengungkapan permasalahan penelitian dibingkai dalam tiga
pertanyaan yaitu, (1) Apa yang melatar belakangi Karno menghidupkan dan
melestarikan karawitan di Sragen?, (2) Bagaimana upaya atau proses kreatif
Karno dalam melakukan pelestarian Karawitan di Sragen?, (3) Apa dampak
yang ditimbulkan dari munculnya karawitan Sragenan?.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan
bentuk penelitian lapangan. Peneliti melakukan pendekatan intensif terhadap
obyek utama penelitian yaitu Muhamad Karno Kusumo Darmoko. Hasilnya
adalah didapatkannya informasi primer dari pelaku utama melalui interview,
pengamatan langsung, dan analisis terhadap karya-karyanya melalui
rekonstruksi bangunan pikir pelaku utama dalam berkarya. Landasan
teoretik, peneliti menggunakan konsep pemikiran dari Utami Munandar
untuk mengungkap kreativitas Karno dalam karawitan Sragenan. Utami
Munandar menyatakan bahwa ada empat faktor pendorong kreativitas yang
dikenal dengan 4p yaitu pribadi, proses, produk dan pendorong.
Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa munculnya karawitan
Sragenan merupakan sebuah proses yang berangkat dari sebuah keadaan di
mana segala bentuk kesenian karawitan di Kabupaten Sragen mulai tergeser
keberadaannya oleh musik Dangdut (Orkes Melayu). Karno adalah salah
satu seniman di Sragen yang merasa cemas dengan keadaan tersebut dan
memikirkan cara agar karawitan tetap ada di Sragen. Dengan semangat
mempertahankan keberadaan seni karawitan di Sragen serta memiliki latar
belakang pendidikan seni, Karno melakukan beberapa proses percobaan
garap musikal karawitan yang berujung pada sebuah penemuan konsep
musikal karawitan Sragenan. Karno mengklasifikasikan bahwa ada dua pola
garap dalam Sragenan, yaitu garap gecul dan garap dangdut. Eksistensi
karawitan gaya Sragenan juga berdampak terhadap karawitan di Sragen,
masyarakat Sragen serta Muhamad Karno Kusumo Darmoko sebagai pelopor
Sragenan.
Kata kunci: M. Karno KD., karawitan, kreativitas, Sragenan