Abstract :
Penelitian ini berawal dari ketertarikan terhadap hadirnya Diponegoro
Channel, sebuah stasiun televisi komunitas di bawah naungan Kodam
IV/Diponegoro yang lebih memfokuskan dirinya sebagai televisi informasi.
Diponegoro Channel berdiri pada tahun 2014. Fokus permasalahan dalam
penelitian ini adalah strategi manajemen yang dijalankan Diponegoro Channel
sebagai stasiun televisi komunitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan
studi dokumen. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis model
interaktif dengan langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan
verifikasi. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa Diponegoro Channel
menerapkan berbagai strategi. Strategi tersebut antara lain: 1) Pengumpulan ide
dan penentuan konten program mengambil dari kegiatan TMMD sebagai strategi
menghemat waktu. 2) Menentukan sebagian besar format program dengan format
berita sebagai strategi menghemat biaya produksi. 3) Melibatkan audien dengan
memanfaatkan kolom komentar pada Youtube sebagai strategi untuk menarik
audien. 4) Menempatkan jam tayang programnya pada waktu senggang tentara
sebagai strategi untuk menjangkau target audien. 5) Melakukan promosi melalui
media sosial dan melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam hal penayangan
program sebagai strategi untuk lebih dikenal masyarakat. 6) Kru Diponegoro
Channel merangkap berbagai tugas lain diluar tugasnya sebagai strategi dalam
menghemat tenaga kerja.