DETAIL DOCUMENT
PEMERANAN TOKOH SUAMI DALAM NASKAH DAG DIG DUG KARYA PUTU WIJAYA
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Makhmudin, Tri
Subject
Teater 
Datestamp
2018-12-26 07:14:10 
Abstract :
Lakon Dag Dig Dug karya Putu Wijaya mengisahkan sepasang suami istri lanjut usia. Masing-masing tokoh memiliki sifat keras kepala. Dimana sang suami merupakan seorang yang pelupa, dan sang istri merupakan seorang yang kasar dan pemarah. Banyak sekali pertengkaranantara keduanya karena masalah sepele, dan akan mereda dengan sendirinya. Tidak banyak lagi yang bisa mereka lakukan selain menunggu hari kematian. Berbagai persiapan hari kematian pun mereka siapkan, dari membeli peti mati, marmer, sampai memilih tukang gali kubur Lanjut usia atau tua adalah tahap akhir perkembangan pada kehidupan manusia. Menjadi tua juga dapat dikatakan sebagai usia emas karena tidak semua orang dapat mencapai usia tersebut. Tetapi pada usia ini manusia mengalami penurunan fisik, psikologis, maupun sosial. Keadaan ini cenderung berpotensi menimbulkan masalah kesehatan penyakit fisik dan mental. Seperti lupa ingatan atau pikun merupakan penyakit yang tidak bisa lepas dari kebanyakan orang yang berusia lanjut. Secara mental orang-orang tua sering mengalami kecemasan yang muncul karena adanya perasaan khawatir dan takut terhadap kematian. Segala sesuatu yang bernyawa tentu akan mengalami kematian, kematian merupakan sebuah ketetapan yang tidak bisa diganggu gugat. Sudah jelas, sebelum kita dilahirkan, kita telah melakuakan perjanjian yang isinya tentang jalan kehidupan yang akan kita tempuh termasuk kematian. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta