Abstract :
penyaji menyajikan tiga kategori gending yaitu gending klenèngan yang
terdiri dari empat gending yaitu Pengawé, Kayun, Tékong, dan Téja Katong.
Materi pakeliran menyajikan adegan Alas- alasan pada wayang purwa gaya
Klaten. Gending bedhayan yang disajikan penyaji adalah Dhempel. Pada
tugas akhir pengrawit penyaji memilih vokal sindhèn, oleh karena itu
penyaji mendeskripsikan garap sindhèn dari semua gending
yang sudah
dipilih. Berdasarkan sajian gending yang telah disajikan, dapat diketahui
bahwa terdapat berbagai macam wangsalan yang digunakan dalam
nyindhèni sebuah gending. Berbagai macam wangsalan antara lain
wangsalan lamba, wangsalan rangkep, dan abon-abon. Wangsalan lamba dapat
diterapkan apabila seorang pesindhèn menggunakan wangsalan rangkep
dirasa terlalu penuh, maka pesindhèn dapat menggunakan wangsalan lamba
agar tidak terlalu penuh.
Inggah Téja Katong pada kenong ke tiga balungan .6.5 .6.5 .!.6 .2.1 gatra ke tiga dan ke empat, karena untuk gérongan maka seorang pesindhèn harus menyesuaikan penggunaan wangsalan. Wangsalan harus
habis pada akhir gatra ke dua, pada saat ini digunakan wangsalan lamba.
Akhir gatra pertama menggunakan wangsalan pertanyaan dan akhir gatra
ke dua menggunakan wangsalan jawaban.