Abstract :
ABSTRAK
Skripsi berjudul ?Garap Musik Teater Janggleng Dalam Karya Kelir
Disparta?. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertunjukan reaktualisasi
seni tradisi lokal Jatisrono sebagai sumber karya komunitas Janggleng.
Sumber musik tradisi lokal di Jatisrono, digunakan komunitas sebagai
landasan untuk menciptakan musik suasana dalam memenuhi kebutuhan
naskah. Menciptakan musik suasana adegan teater, sumber bunyi apapun
dapat digunakan untuk mencapai porsi tertentu dalam menciptakan
ilustrasi. Namun hal yang menjadi menarik pada komunitas ini, dalam
menciptakan musik suasana. Memanfaatkan reaktualisasi musik tradisi
gamelan Jawa, serta mengadopsi lagu sebagai fungsi untuk kriteria musik
suasana dan adegan dalam memenuhi kebutuhan naskah teater
Janggleng. Persoalan yang dipaparkan dalam penelitian ini meliputi (1)
Karya Kelir Disparta dianggap sebagai simbol reaktualisasi seni tradisi. (2)
Kontribusi musik terhadap karya Kelir Disparta Teater Komunitas
Janggleng. (3) Bentuk dan struktur garap Kelir Disparta.
Penelitian dilakukan dengan cara kualitatif. konsep dan teori yang
digunakan untuk membedah persoalan masalah diajukan adalah konsep
garap Rahayu Supanggah dan semiotika teater Nur Sahid sebagai konsep
pendukung karakter musik dalam pertunjukan teater.
Kesimpulan hasil temuan dalam pemikiran penelitian ini adalah
sebagai berikut. (1) Reaktualisasi musik tradisi Jawa, digunakan untuk
kepentingan dalam mencapai aspek musik pembuka, musik suasana,
musik peralihan adegan, musik pemecah suasana dan musik penutup.
Selain itu, isian musik pada adegan pertama mengadopsi nada tembang
pucung untuk mengontrol dan menyampaikan pesan tertentu dalam
membuka adegan. (2) Konstruksi musik dilandasi dengan sudut pandang
tafsir naskah. Ide reaktuslisasi musik tradisi Jawa, dapat mencerminkan
waktu atau massa sebagai bentuk kontribusi seorang komposer. (3) Musik berkontribusi sebagai sentuhan effect dalam menghantarkan membuka imajinasi. (4) Aspek tata cahaya tidak digunakan dalam karya Kelir Disparta karena pertunjukan dilakukan pada waktu siang. Artistik dimunculkan sebagai simbol ungkapkan realis serta dipertajam dengan aspek musik, dalam bentuk komposisi dan lagu.
Kata kuci: Janggleng, garap, musik, teater