Abstract :
ABSTRAK
Penelitian yang berjudul ?MAKNA FENOMENA SUARA
TAKBIRAN DI WILAYAH KARTASURA? dilatarbelakangi oleh salah
satu persoalan makna yang penting dalam lantunan takbir khususnya di
wilayah Kartasura. Takbiran secara umum diketahui sebagai kegiatan
tahunan yang terjadi di Indonesia khususnya bagi umat muslim. Takbiran
juga merupakan momentum kemenangan bagi umat muslim. Pada
prakteknya, ketika Takbiran dilantunkan ditemukan perbedaanperbedaan
kegiatan bagi masyarakat Kartasura. Perbedaan bentuk
perayaan, ekpresi, musikalitas hingga pemaknaan masyarakat umum
Kartasura.
Penelitian ini membahas tentang pemaknaan masyarakat wilayah
Kartasura dalam persoalan Takbiran. Bagaimanakah fenomena Takbiran
yang terjadi di wilayah Kartasura. Seperti apakah pemaknaan masyarakat
terhadap fenomena Takbiran hingga membentuk 4 dimensi makna.
Seperti : makna sosial, makna kultur budaya, makna kesan suara dan
musikal, serta makna personal.
Metode kualitatif yang dilakukan dalam proses penelitian
menggunakan landasan pemikiran?Hermeneutik? atau studi tentang
makna tafsir suatu teks dari Paul Ricour untuk mendapatkan hasil
penelitian berdasarkan sudut pandang masyarakat umum di wilayah
Kartasura. Gejala umum Takbiran diungkapkan melalui wawancara
secara langsung dan berdasarkan pengalaman-pengalaman penulis di
masa lampau.
Penelitian ini pada akhirnya memperlihatkan gejala umum perihal
kegiatan perayaan fenomena Takbiran, pengekpresian Takbiran, kesan
suara Takbiran serta pemaknaan Takbiran dikalangan masyarakat
Kartasura. Setidaknya ada empat kategori pemaknaan yang berhasil
ditemukan dalam penelitian ini. (1) Pemaknaan sosial dari peristiwa suara
Takbiran rupanya memicu adanya banyak peristiwa sosial tentang
gotong-royong pada masyarakat Kartasura. (2) Pemaknaan kultural pada
masyarakat Kartasura menunjukkan adanya penghubungan antara
Takbiran dengan kegiatan mudik yang dimengerti secara luas, yaitu
mengembalikan ingatan-ingatan masa lalu. (3) Makna kesan suara dan musikal Takbiran menjadi pemicu munculnya kreativitas seni yang pada akhirnya memicu pula pencapaian makna Takbiran yang beragam pada masyarakat Kartasura. (4) Makna personal dari Takbiran adalah menjadi ruang kreatif bagi setiap personal yang mendengar dan ikut serta dalam
kegiatan Takbiran untuk dimaknai secara bebas.
Kata kunci : Takbir, Kartasura, Makna.