Abstract :
ABSTRAK
Skripsi berjudul ? Konsep Garap Tari Orek-orek Karya Sri Widajati
di Kabupaten Ngawi? ini merupakan hasil penelitian yang berawal dari
gagasan untuk mengungkap kreativitas Sri Widajati. Analisis yang
digunakan adalah dengan melihat Konsep Garap karya tari Sri Widajati
terkhusus tari Orek-orek. Alur pengungkapan permasalahan penelitian
dibingkai dalam tiga perumusan masalah yaitu, (1)Bagaimanakah
kesenimanan Sri Widajati?, (2)Bagaimanakah bentuk sajian tari Orek-orek
karya Sri Widajati di Kabupaten Ngawi?, (3)Bagaimanakah garap tari
Orek-orek karya Sri Widajati di Kabupaten Ngawi?
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan
keyakinan pada bentuk penelitian lapangan. Peneliti melakukan
pendekatan intensif kepada obyek utama yaitu Sri Widajati. Hasil yang
didapatkan adalah informasi sumber data dari wawancara, pengamatan
lapangan dan analisis terhadap karya tari Orek-orek. Metode penelitian
ini sejalan dengan metode penelitian Lexy J. Moleong. Sebagai landasan
konseptual, peneliti menggunakan teori bentuk Suzane K Langer tentang
bentuk dan dipertegas oleh konsep bentuk Soemandyo Hadi serta konsep
?Garap? Rahayu Supanggah. Konsep bentuk ini digunakan untuk melihat
bentuk tari Orek-orek dan konsep ?Garap? ini digunakan untuk melihat
garap tari Orek-orek oleh Sri Widajati.
Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa tari Orek-orek
merupakan hasil garap yang terencana dengan pemikiran tentang
keadaan masyarakat di Kabupaten Ngawi. Widajati menuangkannya
dalam bentuk gerak, rias serta kostum yang kesemuanya mewakili
keadaan masyarakat kabupaten Ngawi. Tari Orek-orek menjadi tarian
khas masyarakat Ngawi yang telah menyatu dengan kehidupannya. Tari
Orek-orek menjadi ikon kesenian di Ngawi.
Kata kunci : Sri widajati, tari Orek-orek, tarian khas Ngawi