Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Saputra, Agung Prabowo Bangun
Subject
Pedalangan
Datestamp
2019-01-22 06:00:32
Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab dua rumusan masalah:
(1) bagaimana sunggingan figur-figur tokoh Arjuna karya Bambang
Suwarno; dan (2) bagaimana fungsi sunggingan tokoh Arjuna dalam lakon
Parta Krama dan Ciptaning Sajian Bambang Suwarno? Dua permasalahan
ini dikaji berdasarkan teori ikonitas R.L. Mellema (1954), bahwa
sunggingan sebagai salah satu perabot warna dalam boneka wayang
dimungkinkan memiliki hubungan secara ikonik maupun simbolik
dengan peran masing-masing tokoh wayang. Penelitian ini bersifat
kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi,
dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sunggingan wayang kulit
purwa gaya Surakarta dibedakan menjadi dua ragam gaya: karaton atau
lebet bètèng dan luar karaton atau njawi bètèng. Sunggingan ragam gaya
karaton meliputi sunggingan wayang kyai dan wayang para, sedangkan
sunggingan ragam gaya luar karaton meliputi sunggingan corak
pedalangan, corak pengembangan dan pembaruan, dan corak kreasi baru.
Sunggingan figur-figur tokoh Arjuna karya Bambang Suwarno dibedakan
menjadi empat wanda, meliputi: (1) Permadi wanda Pacèl dengan muka
berwarna kuning emas atau gemblèng, (2) Permadi wanda Pangantèn
dengan muka berwarna putih, (3) Arjuna wanda Muntab dengan muka
berwarna hitam, dan (4) Begawan Ciptaning dengan muka berwarna
hitam. Bambang Suwarno di dalam menyajikan lakon Parta Krama
menggunakan dua figur Arjuna muda: (1) Permadi wanda Pacèl untuk
menggambarkan tokoh Arjuna sebelum menjadi pengantin, dan (2)
Permadi wanda Pangantèn untuk menggambarkan tokoh Arjuna menjadi
pengantin. Di dalam lakon Ciptaning digunakan tiga figur Arjuna: (1)
Arjuna wanda Muntab untuk menggambarkan tokoh Arjuna sebagai
kesatria, (2) Permadi wanda Pangantèn untuk menggambarkan roh Arjuna
yang meninggalkan raganya, dan (3) Ciptaning untuk menggambarkan
Arjuna sebagai pertapa.
Kata kunci: sunggingan Arjuna, Bambang Suwarno, Parta Krama dan Ciptaning.