Abstract :
Penelitian ini berjudul Struktur Dramatik Wayang Logdro lakon
Karna Tandhing Sajian Blacius Subono, merupakan kajian tekstual
mengenai Wayang Logdro Lakon Karna Tandhing sajian Blacius Subono
pada Hari Wayang Dunia 2017. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu:
bagaimana deskripsi sajian Wayang Logdro, bagaimana struktur dramatik
Wayang Logdro lakon Karna Tandhing. Berdasarkan permasalahan
tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan
wayang hingga terciptanya Wayang Logdro, mendeskripsikan Wayang
Logdro, baik berupa perabot fisik maupun non-fisik, serta mendapatkan
struktur dramatik Wayang Logdro Lakon Karna Tandhing.
Penelitian ini bersifat kualitatif dengan mendeskripsikan objek
material terlebih dahulu yang selanjutnya dianalisis perbagian menurut
kebutuhan. Sumber data diperoleh dari rekaman audio visual,
wawancara, dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan
struktur untuk menganalisis struktur dramatik Wayang Logdro Lakon
Karna Tandhing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wayang Logdro merupakan
salah satu wayang inovasi yang memiliki keunikan pada iringan
pakeliran, yaitu gamelan dengan laras pelog dan slendro yang disusun
menjadi satu instrumen. Struktur dramatik Wayang Logdro Lakon Karna
Tandhing yaitu, alur maju, penokohan berupa tokoh protagonis (Karna,
Pandhawa), tokoh antagonis (Kurawa), tokoh tritagonis (Kresna), peran
pembantu (Kunthi, Surtikanthi, Srikandhi, serta para prajurit Pandhawa
dan Kurawa). Latar yang berupa ruang (istana, medan perang, dan taman
Madubrangta), waktu (siang dan malam), suasana (sedih, syahdu, sereng,
dan gagah). Tema cerita yaitu bahwa seseorang yang memegang teguh
darma maka akan dibawa sampai mati dan amanat cerita yaitu, kesetiaan,
kebenaran, dan keadilan.
Kata Kunci : Struktur Dramatik, Wayang Logdro, Karna Tandhing, Blacius Subono.