Abstract :
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Objek yang
diteliti adalah batik lukis karya Saint Noveni. Penelitian Karakteristik batik lukis
di Saint Noveni Tamansari Yogyakarta menggunakan pendekatan estetika,
A.A.M. Djelantik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif
dengan analisis interactive model oleh Miles dan Huberman yang kemudian
keseluruhan data didapat dari studi pustaka, observasi, dan wawancara. Motif
batik yang diambil sebagai sampel adalah motif batik dengan tiga tema yang
berbeda, tema Peksi Nuswantoro, tema Panen Raya, dan tema Kupu-kupu. Dari
setiap tema mengambil dua karya untuk diteliti. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa (1) home industry Saint Noveni mempunyai kemampuan yang baik dalam
menciptakan suatu karya batik lukis. (2) Karya batik lukis di Saint Noveni relatif
memenuhi aspek estetika, yang dikaji berdasarkan penonjolan (point of interest),
keseimbangan (balance) dan keutuhan. (3) Ciri khas yang dapat ditemukan dalam
setiap karya batik lukis Saint Noveni adalah penciptaan motif-motif nongeometris,
penempatan setiap motif yang asimetris, dan filosofi motif yang
sederhana. (4) Memiliki teknik membatik yang menjadi ciri khas, yaitu teknik
tebal tipis. (5) Pewarnaan dalam setiap karyanya menggunakan teknik pewarnaan
yang khas, teknik warna usap. Karya batik lukis Saint Noveni cenderung memiliki
motif-motif non-geometris dengan warna yang bervariasi.
Kata kunci: Batik Lukis, Peksi Nuswantoro, Panen Raya, Kupu-kupu, Teknik Warna Usap.