Abstract :
Skripsi yang berjudul Keberadaan Paguyuban Seni Karawitan
Kantor Setda Kabupaten Boyolali, dilatarbelakangi rasa ingin tahu tentang
Paguyuban Seni Karawitan Kantor Setda Kabupaten Boyolali yang masih
aktif dari tahun 1988 hingga sekarang.
Terbentuknya paguyuban yang didorong oleh rasa jenuh dan penat
para pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali selama
bekerja seharian penuh di kantor Setda. Rasa jenuh dan penat membuat
para pegawai tidak fokus terhadap sesuatu yang dikerjakannya. Hingga
pada akhirnya mereka menemukan sebuah solusi untuk memecahkan
masalah tersebut yaitu dengan berkarawitan. Menurut mereka karawitan
dapat membuat suasana hati dan pikiran menjadi lebih tenang, maka dari
itu terbentuklah paguyuban karawitan Andini Laras yang beranggotakan
dari para pegawai Setda Kabupaten Boyolali.
Berdasarkan latar belakang tersebut, permasalahan yang diungkap
dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana aktivitas paguyuban seni
karawitan kantor Setda Kabupaten Boyolali sejak didirikan tahun 1988
sampai sekarang dan (2) Mengapa paguyuban seni karawitan kator Setda
Kabupaten Boyolali masih bertahan hidup sampai sekarang. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif.
Penulis menggunakan pemikiran Marx mengenai sosiologi dan
Sedyawati mengenai perkembangan untuk menjawab pertanyaan
tersebut. Melalui pendekatan tersebut, didapatkan gambaran mengenai
eksistensi paguyuban seni karawitan kantor Setda Kabupaten Boyolali
dan faktor yang menyebabkan paguyuban tersebut tetap eksis.
Berdasarkan pengamatan, keterlibatan pegawai Setda di dalam
paguyuban seni karawitan kantor Setda Kabupaten Boyolali dan upayaupaya
(serangkaian aktivitas) dilakukan untuk melakukan terapi jiwa
sekaligus menjaga dan melestarikan budaya Jawa.
Upaya-upaya yang dilakukan untuk mempertahankan keberadaan
paguyuban seni karawitan kantor Setda Kabupaten Boyolali melalui
aktivitas yang didasari oleh motivasi anggota dan stimulasi dari luar.
Motivasi anggota tersebut berupa keinginan untuk mengungkapkan rasa
senang terhadap karawitan dan keingininan untuk melakukan terapi jiwa.
Stimulasi yang berpengaruh terhadap eksistensi paguyuban seni
karawitan kantor Setda Kabupaten Boyolali tetap berupa dukungan
masyarakat dan pemerintah Kabupaten Boyolali.
Kata Kunci : Keberadaan, Andini Laras, dan Pegawai Setda.