Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan aktualisasi simbolsimbol
perlawanan yang diproduksi oleh kelompok musik hip-hop
Trahgali Soulja di Surakarta dalam pertunjukannya. Termasuk di dalamnya
mengkaji respon audiens terhadap pertunjukan musik yang ditampilkan.
Permasalahan yang muncul adalah (1) upaya-upaya kelompok musik
Trahgali Soulja dalam mengkonstruksi simbol-simbol perlawanan, (2)
bentuk aktualisasi atas gagasan atau konstruksi simbol tersebut muncul
aksi-aksi panggung yang menggambarkan ideologi perlawanan yang
ditampilkan oleh kelompok Trahgali Soulja, dan (3) respon penonton terhadap
aksi panggung yang ditawarkan oleh kelompok Trahgali Soulja.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode
penelitian kualitatif dengan perspektif interaksionisme simbolik.
Konsep dramaturgi sosial Erving Goffman dijadikan sebagai alat bantu
untuk menjawab persoalan tersebut.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Trahgali Soulja dalam memproduksi
atau mengemas pertunjukannya melalui proses pada back stage/back
region ?yang di dalamnya terjadi penemuan ideologi bermusik, proses
interpretasi ideologi perlawanan, dan komunikasi antar pemain di balik
layar. Kemudian dalam aksi panggungnya pada fornt stage/front region
terdapat skenario jalannya pertunjukan dan tentunya ada elemen-elemen
pendukung pertunjukan yang disiapkan. Respon positif ditunjukkan oleh
audiens dengan munculnya komunitas Serdadu Kapak Merah yang
mendukung seluruh perilaku kelompok musik Trahgali Soulja, bahkan
tidak jarang juga komunitas ini melakukan adopsi dari perilaku bermusik
kelompok Trahgali Soulja. Di samping itu, media sosial seperti facebook,
youtube, dan instagram menjadi ajang pamer karya lagu hip-hop kelompok
ini. Secara kuantitatif, data yang muncul menunjukkan respon positif dilihat
dari jumlah teman ?dalam facebook, tayangan yang dilihat ?dalam
youtube, dan pengikut ?dalam instagram. Konten-konten tayangan dari
masing-masing media menunjukkan kualitas karya dari kelompok Trahgali
Soulja mendapatkan respon baik dari para audiens.