DETAIL DOCUMENT
PERTUNJUKAN SINGO ULUNG BONDOWOSO SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN RELIEF UKIR KAYU
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
CHOTIP, MOHAMMAD
Subject
Kriya Seni 
Datestamp
2019-08-19 01:55:04 
Abstract :
ABSTRAK Mohammad Chotip, 13147106, 2018, ?PERTUNJUKAN SINGO ULUNG BONDOWOSO SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN RELIEF UKIR KAYU? Diskripsi karya Program Studi: S-1 Kriya Seni, Fakultas Sen Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta. Tugas akhir karya seni ini mengangkat tema Pertunjukan Singo Ulung Bondowoso Sebagai Sumber Ide Penciptaan Relief Ukir Kayu. Pertunjukan Singo Ulung merupakan kesenian tradisonal yang ada di Bondowoso di mana dalam pertunjukan menggunakan kostum yang menyerupai singa dan pertunjukan layaknya singa. Pertunjukan Singo Ulung ini menjadi suatu tradisi yang secara rutin setiap tahunnya untuk dipertunjukan di Desa Blimbing, Kecamatan Prajegan, Kabupaten Bondowoso pada bulan sya?ban untuk acara bersih desa. Selain itu pertunjukan Singo Ulung ini ditampilkan di dalam acara-acara peringatan hari jadi Bondowoso, acara pernikahan, dan acara akhirusanah TPA atau Pondok-pondok. Pertunjukan Singo Ulung Bondowoso pada karya tugas akhir merupakan hasil transformasi yang ada di dalam pertunjukan diterapkan ke dalam suatu bentuk relief. Bahan utama dalam karya ini adalah kayu jati serta didukung dengan finishing warna aslinya pada pada Singo Ulung. Penciptaan tugas akhir ini menggunakan pendekatan estetik. Teori Monroe Beardsley dalam Promblems in the Philosopy of Criticism yang menjelaskan 3 ciri meliputi: a. Kesatuan (unity) b. Kerumitan (complexty) c. Kesungguhan (intensity). Metode penciptaan yang digunakan adalah meliputi eksplorasi, perancangan dan perwujudan serta menggunakan pendekatan estetik. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta