Abstract :
Opera Timun Emas merupakan karya tari berbentuk Opera yang di
sutradarai oleh Jonet Sri Kuncoro dalam rangka Hari Ulang Tahun
Sanggar Tari Soeryo Soemirat ke 34 tahun 2016.Permasalah dalam
penelitian ini adalah bagaimana proses garap dan bagaimana bentuk
pertunjukan Opera Timun Emas. Berdasarkan objek yang diteliti maka
penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan proses
garap dan bentuk. Untuk mengetahui tentang proses garap mengunakan
pemikiran Rahayu Supanggah tentang garap yang meliputi materi garap,
penggarap, sarana garap, perabot garap, penentu garap, pertimbangan
garap. Membahas permasalahan bentuk menggunakan konsep bentuk
Suzane K. Langer yang diperjelas oleh pendapat R.M Soedarsono
membahas elemen-elemen yang meliputi gerak tari, formasi, rias, busana,
musik tari, desain dramatik, tema, koreografi kelompok tempat
pementasan atau staging, tata lampu, dan penyusunan acara.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Opera Timun Emas termasuk
dalam jenis drama tari berdialog bergenre opera, yang digarap dengan
mempertimbangkan materi garap, penggarap, sarana garap, perabot
garap, penentu garap, pertimbangan garap. Pertunjukan Opera Timun
Emas mengambil ide dasar dari keprihatianan terhadap dunia anak
berupa cerita rakyat. Diperankan oleh siswa Sanggar Tari Soeryo
Soemirat. Bentuk Opera Timun Emas dapat dilihat dari elemen yang ada
yaitu gerak tari, formasi, rias, busana, musik tari, desain dramatik, tema,
koreografi kelompok tempat pementasan atau staging, tata lampu, dan
penyusunan acara digarap menjadi kesatuan yang utuh.
Kata Kunci : Opera, Garap, Bentuk.