Abstract :
Tayub merupakan seni pertunjukan rakyat lebih banyak
berkembang di wilayah pedesaan. Pertunjukan Tayub biasanya ditarikan
secara berkelompok, yang terdiri dari waranggana, pramugari, penayub,
dan panjak. Jatmiati merupakan waranggana dalam pertunjukan Tayub di
Kabupaten Tuban.
Penelitian mengenai Jatmiati sebagai waranggana dalam tari Tayub
di Kabupaten Tuban bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis
tentang proses Jatmiati sebagai waranggana serta mendiskripsikan peran
Jatmiati dalam tari Tayub di Kabupaten Tuban. Penelitian ini
menggunakan konsep Widyastutieningrum tentang kemampuan seorang
penari Tayub dalam pertunjukan dan konsep tentang peran penari Tayub
yaitu peran publik dan peran domestik. Metode yang digunakan yaitu
kualitatif dengan metode penelitian deskriptif analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jatmiati sebagai waranggana
dalam tari Tayub di Kabupaten Tuban mampu memunculkan kualitas
yang dimiliki Jatmiati sebagai waranggana dalam petunjukan Tayub. Hal
tersebut dilatarbelakangi dari kemampuan gerak dan vokal yang dimiliki
Jatmiati serta pengalaman kepenarian yang dimiliki Jatmiati.
Dalam kehidupan sosial dan budaya Jatmiati mempunyai dua peran
yaitu peran publik dan peran domestik. Peran publik pada dasarnya
berkaitan dengan peran Jatmiati di atas panggung. Peran publik
mencakup sebagai penari, pesinden, bintang panggung, perantara dengan
Dewi sri, dan pelestari pertunjukan Tayub. Peran domestik Jatmiati
mencakup sebagi istri, ibu, dan penopang ekonomi keluarga.
Kata Kunci : Jatmiati, Waranggana, Tayub