Abstract :
Skripsi ini berjudul "Resistensi Kelompok Reog Bende Singo
Budoyo Di Dukuh Singosaren Desa Singosari Kecamatan Mojosongo
Kabupaten Boyolali", bertujuan untuk mengungkap hal-hal yang
menyebabkan kelompok reog Singo Budoyo bertahan dan menolak
perubahan musik dalam reog. Tindakan yang resisten tersebut
dipengaruh orientasi kelompok terhadap perubahan karena pengaruh
zaman yang semakin berkembang pesat khususnya di bidang teknologi.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini dari bentuk sajian yang ada
menghasilkan faktor-faktor yang dapat memunculkan resistensi pada
kelompok reog bende serta mendalam pada bentuk-bentuk resistensi yang
terjadi guna melakukan perlawanan terhadap keadaan yang dihadapinya.
Resistensi mengacu pada teori Barnard dan Spencer serta dipadukan
dengan Zaltman dan Duncan yang bertindak pada prioritas mempertahankan
status quo untuk menggali faktor-faktor resistensi memakai
teori Robbins dengan tujuan ditemukannya faktor-faktor baru. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini akan menitikberatkan pada kualitatif.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara
mendalam, serta studi pustaka. Adapun temuan wujud dan sikap dari kelompok
sebagai upaya dalam mempertahankan kelompoknya memunculkan
resistensi oleh para pendukung seni tradisi khusus-nya reog bende,
namun ada beberapa hal yang menarik yang di-manfaatkan oleh pelaku
resistensi dijadikan momentum untuk mem-perkuat identitasnya.