Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul KEBERADAAN MUSIK KULINTANG DALAM ADAT PERNIKAHAN SUKU KOMERING DI OKU
TIMUR.
Musik kulintang merupakan sebuah sarana yang diperlukan masyarakat suku Komering di OKU Timur untuk
melangsungkan tahapan-tahapan dalam proses adat pernikahan. Tahapan dalam adat pernikahan tersebut
ialah proses arak-arakan, tari milur, pemberian gelar adat, serta tari sada sabai. Namun dalam
perkembangannya saat ini keberadaan musik kulintang semakin berkurang dalam adat pernikahan suku
Komering.
Berdasarkan kenyataan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang
mempengaruhi eksistensi musik kulintang di OKU Timur. Selain itu, penelitian ini juga untuk
melakukan analisis bentuk dan struktur musik kulintang dalam perannya pada setiap tahapan adat
pernikahan suku Komering. Analisis meliputi unsur-unsur musikal yang terdapat dalam bentuk dan
struktur penyajian musik kulintang.
Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi data tertulis dan dokumen.
Dalam analisis digunakan metode analisis bentuk dan struktur musik. Selain itu agar penjelasan
keberadaan serta dinamika perkembangan musik kulintang tidak hanya bersifat deskriptif semata, maka
penelitian ini meminjam konsep-konsep pemikiran tentang kebudayaan, musik, dan sosial
kemasyarakatan guna menghasilkan suatu perspektif yang bersifat analitis.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penyebab awal menurunnya eksistensi musik kulintang di OKU
Timur karena dihapuskannya sistem marga-marga pada tahun 1979. Sistem marga yang berubah menjadi
kecamatan membuat tidak adanya sebuah kepatuhan lagi terhadap proses adat pernikahan yang
menggunakan musik kulintang. Faktor internal dan eksternal juga membuat eksistensi musik kulintang
semakin meredup. Faktor internal dan eksternal itu antara lain manajemen, penguasaan garap,
motivasi, keuangan, peran pemerintah, dan pengaruh budaya luar.
Kata Kunci: Kulintang; adat pernikahan; dinamika; bentuk dan
struktur musik