Abstract :
Skripsi ini berjudul ?Fungsi Kesenian Sandur Kembang Desa Pada
Upacara Haul Ki Andong Sari Bagi Masyarakat Ledok Kulon Bojonegoro?.
Adapun masalah yang diangkat dalam skripsi ini adalah kesenian Sandur
Kembang Desa yang masih tumbuh dan lestari di desa Ledok Kulon yang
memiliki fungsi di lingkungan masyarakatnya. Permasalahan tersebut
sebagai berikut (1) Bagaimana struktur dan tekstur pertunjukan Sandur
Kembang Desa? (2) Apa fungsi yang terdapat pada kesenian Sandur
Kembang Desa pada upacara Haul Ki Andong Sari bagi masyarakat Desa
Ledok Kulon Bojonegoro?
Metode penelitian bersifat kualitatif yang meliputi langkah-langkah
sebagai berikut: studi pustaka, observasi, studi dokumentasi, dan
wawancara. Landasan teoritis yang digunakan untuk menganalisa
rumusan masalah pertama, yakni struktur tekstur dari George Kernodle
dan yang kedua, fungsi dari Bronislaw Malinowski.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Ledok Kulon yang
berada di pinggir Sungai Bengawan Solo memiliki struktur masyarakat
yang masih mempertahankan keyakinan terhadap roh nenek moyang
sehingga upacara Haul Ki Andong Sari masih diadakan setiap tahunnya.
Kesenian Sandur Kembang Desa yang berada di Desa Ledok Kulon
memiliki bentuk pertunjukan yang berbeda dengan Sandur terdahulu
yakni dahulu memiliki pra pertunjukan Setren. Bentuk pertunjukan
Sandur Kembang Desa memiliki struktur plot, karakter, tema; dan tekstur
dialog, mood, dan spectacle. Kesenian Sandur Kembang Desa pada upacara
Haul Ki Andong Sari memiliki fungsi yang sangat mendasar yang
dibutuhkan masyarakat desa Ledok Kulon yakni; sebagai sarana upacara,
hiburan, media pendidikan dan presentasi estetis.
Kata kunci: Sandur Kembang Desa,Upacara Haul Ki Andong Sari, Fungsi, Ledok Kulon Bojonegoro.