Abstract :
Penelitian Gerak dan Karakter Tari pada Tokoh Wibisana dalam
Lakon Smaratapa Wayang Orang Kautaman ini mengkaji permasalahan
bentuk tokoh Wibisana, gerak dan karakter tari pada tokoh Wibisana
dalam Lakon Smaratapa pada 19 Oktober 2018 di Teater Besar ISI
Surakarta. Dua permasalahan tersebut dikaji dengan menggunakan
beberapa konsep. Perangkat analisis untuk mengkaji bentuk tokoh
Wibisana, dengan menggunakan konsep verbal dan nonverbal oleh
Maryono. Pembahasan gerak dan karakter tari pada tokoh Wibisana
menggunakan konsep penyusunan gerak oleh Dorris Humprey, serta
konsep karakter dalam Wayang Kulit yang terdapat 3 jenis karakter yaitu
tipologi, temperanment, dan watak. Penelitian juga berusaha mencermati
representasi rasa dari pemeran tokoh yang diuraikan dengan konsep
sengguh, lungguh, dan mungguh. Penelitian ini bersifat kualitatif, data?data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan analisis
data.
Hasil dari penelitian adalah pertama, Wibisana adalah salah satu
tokoh Wayang Kulit Purwo dalam wiracarita Ramayana, penyajian
bentuknya mengacu pada Wayang Kulit yang terlihat dari antawecana,
gerak, tata rias, dan tata busana. Kedua, diketahui bahwa penggarapan
gerak dan karakter tari berdasarkan pada gerak alus mbanyu mili dan
diberi penekanan pada gerak yang memunculkan karakter tari tokoh
Wibisana yang alus lanyap dengan gerak cakrak. Karakter tokoh Wibisana
juga didukung oleh vokal berupa tembang dan antawecana. Pembahasan
karakter Wibisana dilihat dari latar belakangnya, diketahui bahwa
karakternya adalah wibawa, membela kebenaran, baik, dan rela
berkorban.
Kata kunci: Bentuk sajian, gerak, karakter tari.