DETAIL DOCUMENT
PENCIPTAAN KARYA PENYUTRADARAAN NASKAH BEKTI KARYA EKO WAHYU PRIHANTORO ADAPTASI BUKU KARTINI KARYA TASHADI
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Susilo, Agus Joko
Subject
Teater 
Datestamp
2019-11-21 02:38:28 
Abstract :
Seni pertunjukan teater merupakan imitasi sebuah peristiwa kehidupan yang dihadirkan di atas panggung dan dipertontonkan. Kegelisahan dan pengalaman memotivasi dalam menciptakan sebuh karya seni pertunjukan. Naskah Bekti karya Eko Wahyu Prihantoro adaptasi buku kisah kartini karya Tashadi mempunyai tema besar keluarga bangsawan yang tidak banyak orang awam ketahui yang menarik untuk dihadirkan didalam panggung pementasan. Berpijak pada teks Kartini untuk menggarap naskah berjudul Bekti. Bekti merupakan sikap yang ditunjukkan anak kepada orang tua sebagai rasa balas budinya. Bentuk pertunjukan yang dipilih adalah drama realis berbahasa jawa. Metode yang digunakan oleh sutradara sebagai acuan kekaryaan penyutradaraan realis ada 4 tahap, yaitu: mengkhayal, menuliskan, memainkan, menyaksikan. Realisme tidak lepas dari detail-detail garapnya. Dari pijakan pemikiran Eugen Scribe penyaji berharap bisa melakukan rencana dan mencoba melakukan disiplin garap sebuah karya penyutradaraan. Tahap peggarapan merupakan eksplorasi penggarapan secara detail demi mencapai kualitas garap. Tahap ini memuat tentang eksplorasi, improvisasi dan evaluasi. Kata Kunci: Pertunjukan Teater, Penyutradaraan, Naskah Bekti 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta