DETAIL DOCUMENT
TARI BUNCISAN DESA TANGGERAN KECAMATAN SOMAGEDE KABUPATEN BANYUMAS
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Utami, Tantri Afrila Restuti
Subject
Tari 
Datestamp
2019-11-22 06:52:58 
Abstract :
Tari Buncisan adalah tari rakyat Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas yang disajikan pada upacara Merti Dusun. Tari Buncisan telah ada sejak tahun 1951-an dan telah mengalami perkembangan bentuk dan fungsi hingga sekarang. Tari Buncisan memiliki kedudukan sebagai sarana rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini menggunakan landasan teori bentuk oleh Suzzane K. Langer dan teori fungsi oleh Soedarsono. Penelitian ini bersifat kualitatif karena penelitian berdasarkan data lapangan, menggunakan pendekatan etnokoreologi dengan metode etnografi tari yang ditulis secara deskriptif analisis. Pendekatan etnokoreologi ini memandang tari sebagai produk budaya etnik non barat, maka presentasi data disajikan berupa deskripsi menggunakan visual fotografi. Hasil penelitian ini dapat diperoleh gambaran yang berkaitan dengan bentuk dan fungsi tari Buncisan sehingga masih hidup di kalangan masyarakat Desa Tanggeran. Bentuk tari Buncisan tidak lepas dari elemen-elemen yang membentuknya yang saling berkaitan seperti gerak tari, pola lantai, musik tari, rias dan busana, properti, waktu dan tempat pertunjukan. Fungsi tari Buncisan meliputi sebagai upacara Merti Dusun, hiburan, tontonan, cerminan dan legitimasi tatanan sosial, wahana ekspresi, kegiatan rekreasional, pelepasan kejiwaan, kegiatan estetik dan kegiatan ekonomi sebagai topangan hidup. Kata Kunci: Tari Buncisan, Bentuk Tari, Fungsi Tari 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta