Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Khasanah, Maulida Fitrotin
Subject
Tari
Datestamp
2019-11-22 07:05:38
Abstract :
Kesenian Bantengan merupakan interpretasi dari buron alas yang
diwujudkan dalam bentuk kesenian rakyat. Salah satu kelompok seni
yang masih mempertahankan kesenian Bantengan adalah Himpunan
Putra Jaya. Bentuk dari kesenian Bantengan yang dipertunjukan memiliki
kandungan makna dari ekspresi simbolis. Menjawab permasalahan
tersebut digunakan beberapa konsep, diantaranya konsep bentuk
menggunakan konsep Suzanne K. Langer dan konsep dari Soedarsono,
untuk menjawab permasalahan makna simbolis menggunakan konsep
dari Suzanne K. Langer yang diperkuat oleh konsep L.A White. Penelitian
bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif interpretatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian Bantengan
Himpunan Putra Jaya di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto dalam
pertunjukannya menggunakan elemen-elemen yang menggambarkan
kesenian rakyat. Kesenian tersebut dipertahankan sampai saat ini karena
simbol-simbol yang ada di dalamnya masih dipercayai masyarakat secara
umum. Kesenian Bantengan sebagai gambaran konflik antara kebaikan
dan kejahatan yang digambarkan oleh banteng dan macan. Konflik
tersebut dimenangkan oleh banteng sebagai lakon kebaikan.
Kata kunci: Kesenian Bantengan, Bentuk, Makna Simbolis.