Abstract :
ABSTRAK
Perancangan infografis kreatif, dituntut untuk dapat memberikan informasi yang menarik perhatian masyarakat bahkan mempengaruhinya apalagi infografis untuk sebuah gerakan/kampanye seperti infografis pilkada. Untuk mencapai itu dibutuhkan visual yang bisa dikemas dan dapat menarik perhatian masyarakat yang melihat dan membacanya, dimana bukan hanya dituntut menampilkan visual yang bagus saja, tetapi juga mengkombinasikan elemen-elemen desain untuk menjadi kesatuan visual yang mempunyai pesan yang akan disampaikan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif, dimana data yang dikumpulkan berupa wawancara, observasi, dan studi pustaka terhadap desain para editor solopos. Penelitian ini menunjukkan bahwa setiap desain pada setiap editor memiliki unsur visual yang berbeda dilihat dari ilustrasi, tipografi, layout, dan warna. Desainer pertama menggunakan layout jenis ?picture window layout?, tampilan gambar yang besar menjadi ciri utama tata letak ini, dan di ikuti dengan, keterangan teks, selain itu untuk tipografi menggunakan jenis bebas neue. Untuk editor kedua sendiri menggunakan warna cerah seperti kuning dan merah, selain itu untuk ilustrasinya menggunakan ide infografis yang original. Untuk editor ketiga menggunakan layout prinsip bagan atau alur baca. Ketiga editor tersebut memiliki desain dengan unsur visual yang berbeda-beda. Sebuah karya infografis yang dapat menarik perhatian masyarakat yang melihat dan membacanya, dapat menjadi tolok ukur bagi desainer lainnya untuk membuat desain agar menarik pada visual maupun dalam pesan-pesan yang terkandung.