DETAIL DOCUMENT
DESAIN KARAKTER SEBAGAI INTELLECTUAL PROPERTY DALAM PROMOSI BAND THE SCENESTERS
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Ersidyandhi, Arzena
Subject
Desain Komunikasi Visual 
Datestamp
2019-12-31 05:50:55 
Abstract :
The Scenesters merupakan band indie asal Kota Solo dengan aliran surf rock yang dibentuk pada tahun 2014. Band dari kota bengawan tersebut sudah mengeluarkan dua single lagu yang disertai video musik dan satu album musik yang baru saja dirilis tahun 2018. Sebagai sebuah band The Scenesters membutuhkan media promosi untuk personal branding agar mampu bersaing di kancah permusikan. Gagasan perancangan desain karakter sebagai intellectual property digunakan untuk promosi band tersebut. Proses perancangan desain karakter menggunakan tema kehidupan anak muda perkotaan yang bebas dan suka traveling. Carol dipilih sebagai desain karakter karena nama tersebut diambil dari salah satu bagian nama personil dan arti nama tersebut dinilai sebagai sebuah doa. Pada proses perancangan desain karakter, metode yang digunakan menggunakan metode desain dari Christopher Jones, yaitu meliputi brainstorming, ide, konsep, eksekusi, revisi, dan hasil akhir. Hasil dari perancangan desain karakter sebagai intellectual property adalah berupa karakter dan aset yang dibukukan menjad sebuah artbook yang berisikan proses dari awal hingga akhir. Penerapan kebutuhan visual tour menggunakan media poster, merchandise, teaser, dan stage background, sedangkan untuk movement, media toys dipilih menjadi penerapannya. Toys kemudian direspon oleh seniman visual berupa mewarnai ulang, menambahkan bentuk, ataupun mengurangi bentuk desain asli toys sesuai dengan ekspresi seniman visual yang merespon. Seniman visual dipilih untuk merespon toys karena sangat menguntungkan bagi band atau seniman. Setiap seniman ataupun band The Scenesters pasti memiliki penggemarnya masing-masing, oleh karena itu secara tidak langsung akan saling mempromosikan. Merchandise dalam penerapan desain karakter terbagi menjadi hoodie, t-shirt, kemeja, dan celana kolor yang digunakan sebagai media promosi dan juga pemasukan dalam bentuk materi. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta