Abstract :
Skripsi ini dilatarbelakangi oleh bentuk dan garap gending yang menarik
dalam dunia seni pertunjukan Tayub khususnya di wilayah Kabupaten Tuban.
Permasalahan yang ingin dijelaskan dalam skripsi ini adalah (1)
Bagaimana bentuk penyajian gending Tayub Tuban dalam tradisi manganan di
Desa Kumpulrejo; dan (2) Bagaimana garap musikalitas gending Tayub Tuban
dalam tradisi manganan di Desa Kumpulrejo. Di dalam penulisan skripsi ini
peneliti berusaha mendeskripsikan secara kualitatif dengan metode deskriptif
analitif dan interpretatif.
Berdasarkan pengamatan dan analisis yang telah dilakukan, peneliti
mengambil obyek bentuk penyajian dan garap musikalitas gending Tayub Tuban
dalam tradisi manganan di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten
Tuban. Pengambilan obyek tersebut didasarkan pada pertimbangan menariknya
penyajian Tayub Tuban dalam tradisi manganan mulai dari persiapan sebelum
ritual, waktu pelaksanaan, dan sesudah ritual. Selain itu, sistem atau perilaku
masyarakatnya menggambarkan adanya suatu gejolak yang timbul dari kreativitas
seniman Tuban dalam menggarap suatu gending, sehingga memunculkan berbagai
hasil kreasi yang nampak dengan berbagai wujud, rasa, dan karakter yang khas.
Kekhasan dari gending Tayub Tuban dapat di rasakan melalui garap gendingnya
yang halus. Guna menjawab persoalan tersebut peneliti menggunakan konsep
tentang garap. Garap merupakan suatu proses dari kreativitas seorang seniman.
Kreativitas adalah inhern yang menjadi sifat dan ciri utama dalam karawitan,
sehingga mampu menunjukan keberadaannya sebagai hiasan yang sangat penting,
dengan garap pula semua jenis musik bisa berkolaborasi.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan musikalitas
melalui kombinasi antara tekstual yang lengkap dengan analisis musik dan
kontekstual yang menekankan pada aspek musikalitas, sosial, dan budaya. Untuk
memperoleh data dilakukan dengan studi pustaka, wawancara dengan tokoh-tokoh
yang dipandang memiliki kemampuan pada bidang karawitan, pengamatan sajian
terhadap paguyuban karawitan, dan mendengarkan hasil rekaman. Seluruh data
tersebut kemudian dianalisis selanjutnya tersusun hasil tulisan seperti dilaporkan
dalam kertas skripsi ini.