Abstract :
Kembang telon merupakan salah satu uborampe yang digunakan dalam
prosesi ritual tradisi. Kembang telon terdiri dari tiga bunga yaitu kembang mawar
putih, kembang melati dan kembang kantil yang biasanya disebut dengan
kembang telon putih. Wujud dan makna yang terkandung di dalamnya menjadi
sumber inspirasi yang divisualkan menjadi motif batik secara stilatif namun kesan
bentuk asli kembang telon masih nampak secara realis. Makna simbolis dan
keindahan bentuk kembang telon tersebut diterapkan pada rok dipadukan dengan
busana kebaya modern. Proses dalam pembuatan karya melalui beberapa tahapan,
meliputi: pradesain, gambar kerja, perwujudan, deskripsi dan presentasi. Teknik
digunakan dalam proses penciptaan karya, yaitu teknik batik tulis dan teknik tutup
celup. Bahan yang digunakan sebagai bahan pokok adalah kain primissima,
pewarna alam, kain brokat dan kain tile. Hasil dari proses tersebut ialah
terciptanya busana kebaya modern dengan bawahan berupa rok motif kembang
telon berjumlah 5 karya. Adapun nama karya batik yang diciptakan meliputi: 1.
Citaluhur, 2. Kinaryajapa, 3. Nirsambikala, 4. Aurahyang, dan 5. Leremati.
Pendiskripsian karya dijabarkan dalam aspek visual dan filosofi. Karya yang
disajikan kebaya modern dengan perpaduan batik motif kembang telon memiliki
makna pada setiap motifnya.