Abstract :
Ide karya penciptaan fotografi dengan judul ?Tari Lembu Suro Sebagai Ide
Penciptaan Fotografi Esai? merupakan upaya mewujudkan kegelisahan karena
belum begitu banyak yang mengetahui tentang tari rakyat Lembu Suro yang ada
di daerah Jagalan, Surakarta. Selain itu juga merupakan tindak lanjut menyikapi
Tari Lembu Suro yang sering dianggap sama sebagai kesenian yang berada di
daerah Magelang yaitu Topeng Ireng dan Kubro Siswo.
Tujuan penciptaan fotografi esai tentang Tari Lembu Suro merupakan
salah satu bentuk upaya untuk memperkenalkan dan melestarikan tari rakyat
Lembu Suro di Jagalan melalui fotografi esai. Selain itu juga dapat menjadi salah
satu refrensi bagi siapapun yang akan meneliti mengenai Tari Lembu Suro di
Jagalan.
Karya fotografi esai ini menggunakan pendekatan jurnalistik dalam
pembuatan karya karena agar dapat menyampaikan informasi ke masyarakat
dengan singkat dan menarik. Selain itu pembuatan fotografi esai dengan gaya
bercerita secara deskriptif dan menggunakan metode EDFAT untuk
memvisualisasikan hasil cerita dari pemilik sanggar, penari, dan pemusik ke
dalam fotografi esai. Pemotretan menggunakan cahaya buatan dari flash dan
cahaya matahari secara langsung dalam membuat karya fotografi esai Tari Lembu
Suro.
Hasil tugas akhir karya ini disajikan dalam bentuk fotografi esai mengenai
asal muasal Tari Lembu Suro yang terinspirasi dari peyembelihan hewan ternak
yang ada di Jagalan serta menampilkan sisi pertunjukan atau pementasan tarian
tersebut.
Kata Kunci : Tari Lembu Suro, Fotografi Esai, Metode EDFAT, Deskriptif