Abstract :
Tari Anoman Cakil tercipta pada tahun 1986 atas permintaan Jurusan
Tari ASKI. Faktor eksternal merupakan faktor utama terciptanya tari
Anoman Cakil yang didukung oleh faktor internal. Skripsi dengan judul
tari Anoman Cakil susunan Didik Bambang Wahyudi ini mefokuskan
pada kajian garap tari dan analisis struktural sajian tari Anoman Cakil.
Persoalan yang ingin dijelaskan dalam penelitian ini adalah (1)
Bagaimana garap tari Anoman Cakil oleh Didik Bambang Wahyudi (2)
Bagaimana sajian Struktur tari Anoman Cakil.
Skripsi ini mengunakan metode penelitian kualitatif, data diperoleh
melalui studi pustaka, wawancara dan observasi. Hasil pengolahan data
selanjutnya dipaparkan secara deskriptif. Untuk menjawab persoalan
tersebut penelitian ini mengunakan konsep garap sebagai pisau analisis
yaitu konsep garap milik Rahayu Supanggah. Analisis struktural milik
Sumandiyo Hadi digunakan sebagai teori untuk mengkaji masalah
struktur sajian tari Anoman Cakil. Unsur unsur garap berupa materi
garap, penggarap, sarana garap, perabot garap dan penentu garap.
Pengapliksian garap dalam tari berupa latar belakang terciptanya tari,
Didik Bambang wahyudi sebagai penggarap dan Tari Anoman cakil
sebagai materi dan sarana garap.
Tari Anoman Cakil termasuk tari bergenre wireng pethilan dengan
cerita bersumber pada Epos Ramayana, disajikan dua penari secara
berpasangan, dengan tokoh Anoman dan Cakil. Dan, kemenangan pada
tokoh Cakil. Tari Anoman Cakil terdiri atas tiga bagian Struktur berupa
Maju Beksan, bagian Beksan yang terdiri dari sekaran kemudian
perangan tangan dan kerangan keris. Mundur beksan adalah bagian
terakhir dari struktur sajian tari Anoman Cakil. Alur Dramatik tari
Anoman Cakil digolongkan alur dramatik kerucut berganda dengan
klimaks kecil sebelum menuju klimaks utama.
Kata Kunci : Wireng, pethilan, Anoman, Garap, Struktural.