Abstract :
Pendidikan anak usia dini di Indonesia banyak mendapat pengaruh pendidikan
dari barat, yakni pendidikan yang bersifat fisik,maksudnya fisik apa yang bisa dilihat dan
dirasakan oleh panca indra (make sense). Perancangan Interior Solo Day Care di
Surakarta merupakan jenis bangunan yang bersifat publik khususnya untuk anak-anak
usia dini atau balita. Fungsi Solo Day Care yaitu sebagai sarana edukasi anak dan
eksplorasi perkembangan anak sesuai dengan karakter mereka masing-masing.
Perancangan Interior Solo Day Care menerapkan tema Pop Art sebagai dasar
untuk perancangan interiornya. Dengan tujuan untuk menciptakan interior publik edukasi
yang nyaman, kebutuhan aktivitas anak yang terpenuhi, wadah kreatifitas bagi anak dan
juga sarana edukasi yang utama bagi anak. Untuk mengetahui korelasi antara bagianbagian
interior dan kebutuhan pengguna menggunakan proses desain mulai dari zoning,
sirkulasi, lantai, dinding, langit-langit, layout ruang dan elemen pengisi ruang untuk
mengetahui pada bagian mana korelasi tersebut selaras dengan bagian-bagian interior
Solo Day Care dengan tema Pop Art.
Hasil perancangan interior ini adalah batasan ruang lingkup garap yang meliputi
interior : Class Room, Nursery Room, Lobby dan Play Ground. Demikian dapat
menghasilkan sebuah desain yang mempunyai unsur edukasi dan bermanfaat bagi anak
baik dari segi kreatifitas, kebutuhan aktivitas, psikologi dan daya pikir anak.
Kata Kunci : Perancangan, Interior, Solo Day Care, Pop Art.