Abstract :
Penciptaan tugas akhir karya ini mengangkat tema kujang dan angsa.
Penciptaan karya bersumber ide dari karakteristik bentuk tubuh angsa berdasarkan
perilakunya yang diterapkan pada kujang. Kujang merupakan senjata yang
diluhurkan oleh masyarakat Sunda memiliki keberagaman bentuk yang salah
satunya dipengaruhi oleh sugesti alam. Angsa merupakan unggas air yang
memiliki berbagai perilaku dalam kehidupannya. Diharapkan dalam penciptaan
tugas akhir karya ini dapat menghasilkan sebuah dhapur kujang yang
mencerminkan karakter angsa dari setiap perilakunya, serta dapat menjadi
pembelajaran dalam kehidupan manusia melalui muatan makna simbolis yang
terkandung didalamnya. Metode penciptaan karya kujang dilakukan melalui
pengamatan terhadap ragam bentuk kujang, khususnya bentuk-bentuk kujang
yang mengacu pada hewan, mengamati karakteristik bentuk tubuh angsa
berdasarkan perilakunya yang dapat diterapkan pada kujang, membuat sketsa,
merancang gambar kerja dan mewujudkan karya. Penciptaan kujang bersandar
pada estetika lahiriah yang dijabarkan oleh Haryono Haryoguritno diantaranya
wesi, garap, pamor, dan wangun. Penciptaan tugas akhir karya melahirkan lima
kujang dengan judul: Kujang Angsa Wasana, Kujang Angsa Niscala, Kujang
Angsa Wiweka, Kujang Angsa Bramatya, dan Kujang Angsa Antarala.
Kata kunci: kujang, angsa, estetika lahiriah