Abstract :
Perlengkapan prosesi panggih adalah seperangkat alat atau benda
digunakan dalam prosesi pertemuan (balangan gantal dan ngidak tigan) antara
pengantin pria dan wanita dalam tradisi perkawinan Jawa. Panggih dilaksanakan
secara runtut penuh dengan filosofi yang terkandung di dalamnya berisikan ajaran
tentang kehidupan berumah tangga. Prosesi panggih dilaksanakan setelah acara
keagamaan berlangsung. Berdasarkan hal tersebut diatas, pencipta terinspirasi
untuk menciptakan karya seni yang bersumber dari padanya. Adapaun
permaslaahan penciptaan karya difokuskan pada: 1) Bagaimana mewujudkan
perlengkapan balangan gantal dan ngidhak tigan ke dalam motif batik? dan 2)
Bagaimana mewujudkan motif tersebut ke dalam busana pengantin wanita? Guna
mewujudkan ide tersebut baik ke dalam motif maupun busana pengantin wanita
digunakan sebuah metode penciptaan seni dengan pendekatan estetika. Adapun
tahapan penciptaan seni meliputi: pradesain, desain perwujudan, deskripsi, dan
presentasi. Tahapan dan proses penciptaan seni yang dilakukan dapat
menghasilkan: 1) empat desain motif batik bersumber dari perlengkapan panggih,
dan 2) empat busana pengantin wanita, 3) serta memiliki nilai keindahan dan
dapat digunakan dalam upacara resepsi.
Kata kunci: panggih, balangan gantal, ngidhak tigan, prosesi, perkawinan