Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis terhadap poster
Solo International Performing Arts (SIPA) dari awal penyelenggaraan yakni
tahun 2009 hingga 2018. Adapun yang menjadi latar belakang penulisan ini
karena adanya perubahan nilai estetis terhadap poster tersebut. Metode analasis
yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan landasan teori layout. Secara
spesifik, penelitian ini merujuk pada pendekatan formalistik dimana di dalamnya
terdapat uraian bentuk berupa elemen-elemen layout dan implementasi prinsipprinsip
layout pada sepuluh poster SIPA. Proses penelitian dimulai dari
pengumpulan data, diantaranya yaitu dokumentasi, observasi, wawancara, dan
studi pustaka. Kemudian dilanjutkan dengan tahap analisis data menggunakan
konsep analisis Miles dan Huberman yang terbagi menjadi 3 tahapan yakni
reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan
bahwa terdapat 12 (dua belas) elemen, baik dari elemen teks maupun visual.
Elemen teks terdiri dari judul (headline) subjudul (subhead), mandatories, body
copy, dan caption. Sementara, elemen visualnya terdiri dari foto, artwork, point,
garis, bidang, header, serta footer. Dari hasil identifikasi visual tersebut,
ditemukan bahwa terdapat 5 (lima) elemen utama yang secara konsisten
dicantumkan di dalam poster SIPA di antaranya yaitu judul, mandatories
(keterangan waktu, tanggal, dan tempat pagelaran), foto (maskot), bidang, serta
footer (logo sponsorship). Sedangkan bila ditinjau dari prinsip-prinsip layout,
ditemukan bahwa poster SIPA tahun 2009 ? 2015 belum sepenuhnya memenuhi
prinsip sequence (alur) dan unity (kesatuan). Sementara poster SIPA tahun 2016-
2018 memiliki kualitas visual yang lebih baik karena sudah memenuhi keempat
prinsip layout. Hal tersebut dapat menjadi jawaban terhadap perubahan nilai
estetika yang mucul.