Abstract :
Persemag Magetan menjadi klub bersejarah dan berdiri pada era perserikatan
PSSI, namun keberadaannya hingga kini belum dapat dikatakan sukses dan tidak
banyak masyarakat mengetahui eksistensi klub bola Magetan ini. Berdasarkan
latar belakang tersebut maka dibuatlah perancangan re-visual branding ini. Proses
penciptaan yang dilakukan untuk pembuatan karya ini menggunakan metode
penelitian kualitatif, dimana peneliti mendapatkan data dan menggambarkannya
sesuai fakta real-nya di lapangan. Selanjutnya mengumpulkan data dari observasi,
kuesioner, wawancara, dokumentasi serta metode analisis SWOT. Tahap
selanjutnya adalah metode perancangan dimana semua data yang terkumpul
dianalisis dan dijadikan acuan konsep perancangan karya. Yang kemudian
menghasilkan big idea pesan utama yaitu sepak bola Magetan sebagai semangat
kebangkitan macan Lawu. Tema konsep re-visual branding menggunakan visual
dari ikon lokal seperti Gunung Lawu, Telaga Sarangan, macan Lawu (harimau)
dan tameng prajurit Mataram Hindu kuno, maka dibuatlah rancangan logo dan
maskot klub bola Persemag Magetan. Perancangan ini menggunakan strategi
konsep branding dimana taktikal ad. branding I (penerapan media) menghasilkan
media utama seperti jersey, kaos, syal, topi, bendera, poster, billboard dan umbulumbul.
Selain itu menghasilkan media pendukung seperti banner, x-banner,
stationeries, merchandise, media sosial, transit ad (bis), toko resmi dan
pewarnaan tribun stadion. Dan taktikal ad branding II menjelaskan taktik promosi
branding melalui kegiatan pra-musim Persemag Magetan seperti seleksi pemain,
kompetisi internal dan trofeo cup. Melalui strategi ini harapannya proses promosi
Persemag Magetan dapat berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan
citra visual, brand awarness dan apresiasi masyarakat terhadap klub bola
Persemag Magetan