Abstract :
Naskah Nyanyian Senja karya Bureq Sandeq merupakan naskah realis
yang menceritakan kisah romantisme di usia senja. Kisah hidup dari
mantan pemain kethoprak yang mengalami kegagalan cinta dan tetap
berjuang melanjutkan hidup.
Pada proses kekaryaan diawali dengan mengumpulkan data,
observasi, wawancara, menggunakan metode kualitatif. Pada proses
ketokohan dilakukan sebuah pendekatan akting presentatif sebagai dasar
dalam proses penggarapan. Sedangkan metode keaktoran penyaji
menggunakan metode Stanilavsky. Metode ini memaparkan cara
berakting dengan berusaha menemukan akting realis untuk meyakinkan
kepada penonton.
Karya ini menggunakan gaya realisme yang mengedepankan sebab
akibat. Tokoh yang disajikan harus memenuhi tiga dimensi tokoh yakni
dimensi sosialis, psikologis, fisiologis. Bureq Sandeq selaku penulis
naskah tersebut terinspirasi dari naskah Pagi Bening karya Serafin dan
Joaquin Alvariz.
Kata kunci : konsep Stanilavsky, pendekatan presentatif, realisme