Abstract :
?Onduo Omak? merupakan karya tari yang dilatarbelakangi oleh
ketertarikan pekarya terhadap salah satu nyanyian tradisi pengantar tidur
yang disebut Onduo dalam kebudayaan masyarakat Rokan Hulu, Riau.
Sebagai sebuah nyanyian timang-timangan, onduo sarat akan kandungan
nasehat, petuah, dan doa ibu untuk anak.
Onduo sebagai sebuah nyanyian pengantar tidur memiliki banyak
makna filosofis dalam liriknya, yang mana hal tersebut membuka
ruang-ruang imajinasi pekarya sekaligus menjadi stimulan dalam
penggarapan koreografi karya tari ini. Ragam perasaan dan gestur tubuh
saat seorang ibu menimang anak menjadi pilihan artistik ketubuhan
dalam karya ini, mulai dari gerak tangan, kaki, kepala hingga raut wajah.
Oleh karena itu, eksplorasi gestur sebagai sumber gerak artistik, olah rasa,
olah suara menjadi rangkaian metode penciptaan karya ini.
Perjuangan sosok ibu dengan segala macam permasalahan yang
dirasakan serta harapan yang terdapat dalam lirik nyanyian pengantar
tidur yang berjudul Onduo Omak oleh Siti Wulandari. Diharapkan karya
tari ini tak hanya mampu memberikan kesan estetis kepada penghayat,
namun turut berkontribusi menyelamatkan kehidupan nyanyian tradisi
Onduo yang sudah hampir hilang di daerah budayanya, sekaligus ikut
meramaikan proses penciptaan karya tari baru berbasis riset artistik
terhadap tradisi sebagai modal kultur dalam kehidupan masyarakat.
Selain itu, proses elaborasi dan eksplorasi ide karya tari yang berangkat
dari luar khasanah tari, namun berasal dari sebuah kearifan lokal dalam
bentuk nyanyian diharapkan menjadi sumbangsih keilmuan penciptaan koreografi.
Kata Kunci: onduo, nyanyian, pengharapan, perjuangan.