Abstract :
MOTIVASI SUTRADARA DALAM PEMILIHAN SHOT UNTUK
MEMBANGUN STRUKTUR DRAMATIK PADA FILM DOKUMENTER
TARLING IS DARLING
(Egy Fachriansyah, 2020, hal. i-) Skripsi S-1 Prodi Televisi dan Film, Fakultas
Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta.
Film dokumenter Tarling Is Darling karya sutradara Ismail Fahmi Lubis mampu
membawa penonton mengerti problematika kehidupan di pesisir pantai utara lewat
kehidupan penulis musik tarling yang mampu mengembalikan stigma buruk lewat
motivasi shot dalam membangun struktur dramatik film, selain alur cerita film yang
sangat menarik. Film ini juga memiliki prestasi yang cukup baik, maka dari itu
penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam dan tertulis motivasi
sutradara dalam pemilihan shot untuk membangun struktur dramatik pada film Tarling
Is Darling dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitattif lewat wawancara
mendalam, observasi dan studi pustaka. Sementara analisis data dilakukan berdasarkan
model yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yaitu reduksi data, sajian data dan
verifikasi data pada motivasi sutradara pada pemilihan shot. Sutradara melakukan
banyak tahapan pemilihan shot dari penyusunan cerita mulai dari editing script, paper
edit dan editing filmnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sutradara
mampu membangun struktur dramatik filmnya melalui motivasi pemilihan shot yang
dia lakukan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan dilapangan pada film Tarling Is
Darling.
Kata kunci : Motivasi Shot , Struktur Dramatik, Tarling Is Darling